Sederhananya, investasi adalah proses menanamkan modal berupa uang pada satu atau lebih instrumen bersama dengan target memperoleh keuntungan dalam kurun kala tertentu. Berdasarkan jangka waktunya, investasi umumnya terbagi menjadi dua, yakni investasi jangka pendek dan panjang.

Investasi jangka pendek umumnya berkisar antara 1 sampai 3 tahun saja. Sementara itu, investasi jangka panjang butuh kala yang lebih lama, yakni 5 tahun ke atas.

Ada beraneka jenis investasi di Indonesia. Dari banyaknya instrumen tersebut, terkandung 6 jenis investasi untuk pemula yang dapat Anda coba. Apa saja itu? Berikut penjelasannya:

1. Logam Mulia

Jenis investasi untuk pemula yang pertama adalah melaksanakan menjual beli logam mulia. Logam mulia disebut demikianlah sebab ia selamanya bertahan pada korosi dan juga oksidasi.

Dengan ketangguhannya, logam mulia dapat disimpan untuk waktu yang lama dan jadi aset individu ataupun badan tertentu. Keuntungan didapatkan dari harga menjual yang lebih tinggi dari harga beli.

Contoh logam mulia yang dapat dijadikan investasi untuk pemula adalah emas dan perak. Sobat dapat membelinya dalam wujud perhiasan, batangan, dan koin. Anda dapat membelinya dengan segera datang ke tokonya atau secara online.

Harga yang lumayan terjangkau dan kemudahan akses tersebut sebabkan investasi logam mulia adalah investasi yang safe untuk pemula.

2. Reksadana Pasar Uang

Reksadana adalah kumpulan duit dari investor yang dikelola oleh manajer investasi dalam instrumen investasi lain.

Reksadana punyai banyak jenis yang dapat dipilih, layaknya reksadana saham, reksadana penghasilan tetap, reksadana pasar uang,serta reksadana campuran. Keuntungan didapatkan dari imbal balik sehabis pengelolaan duit oleh manajer investasi. Nah, jenis investasi untuk pemula adalah reksadana pasar uang.

Reksadana pasar duit adalah investasi yang cocok untuk pemula sebab Anda tidak harus mengeluarkan dana yang besar untuk mendapatkannya. Tingkat risikonya juga kecil. Saat ini sudah banyak platform yang menyediakan reksadana pasar uang, sehingga, Anda dapat dengan mudah mendapatkannya.

3. Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang umumnya diterbitkan perusahaan tertentu, baik perusahaan negara maupun perusahaan swasta. Dengan modal yang cukup, Anda dapat belanja surat utang tersebut untuk disimpan.

Keuntungan obligasi tersedia pada kupon. Kupon adalah imbal balik keuntungan yang diberikan oleh penerbit obligasi pada pemilik surat secara berkala. Uang pokok utang yang tertulis dari surat utang bakal dikembalikan pada investor waktu jatuh tempo.

Obligasi lumayan cocok bagi investor pemula sebab risiko yang didapatkan tidak terlampau besar. Keuntungan kupon juga dapat diraih secara berkala. Sehingga, kepastian imbal balik lumayan memastikan dan menjadikan obligasi sebagai investasi yang cocok untuk pemula.

4. P2P Lending

Jenis investasi untuk pemula berikutnya adalah P2P Lending. P2P Lending adalah sebuah fasilitas yang di sajikan sebuah platform untuk mempertemukan antara pemberi peminjam (kreditur) duit dan peminjam duit (debitur). Kreditur dan debitur dapat secara individu atau perusahaan.

Proses kerja P2P Lending dijalankan pada sebuah platform spesifik yang sudah mendapat izin dari dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Proses kerjanya lumayan sederhana, yaitu:

Kreditur menyetujui permohonan utang dari debitur pada sebuah kontrak. slot bet 200

Kemudian, debitur memperoleh utang dari kreditur.
Dalam kurun waktu tertentu, debitur harus melunasi duit kepada kreditur beserta persentase bunga yang sudah disetujui.
Instrumen ini adalah investasi safe untuk pemula sebab prosesnya dijalankan dengan pihak ketiga, yaitu platform P2P Lending. Sehingga, risiko kerugian dapat diminimalisir.

5. Forex

Jenis investasi untuk pemula yang dapat kalian pilih berikutnya adalah trading forex.

Forex (foreign exchange) adalah pertukaran mata duit yang dijalankan individu ataupun perusahaan dalam sebuah pasar mata uang. Seorang investor dapat belanja mata duit spesifik pada waktu yang sudah ditentukan. Cara memperoleh keuntungan yaitu menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi.

Harga mata duit umumnya fluktuatif dan sudah ditentukan dalam pasar. Sehingga, forex adalah investasi untuk pemula yang mudah dipelajari, tapi selamanya butuh kecermatan dan alokasi waktu memadai.

6. Saham

Terakhir jenis investasi untuk pemula yang terakhir adalah saham. Di Indonesia, saham terkesan susah dan hanya untuk para investor handal saja. Namun, hal tersebut jadi tergerus dengan jadi banyaknya investor pemula yang merambah pasar saham.

Saham adalah sebuah surat berharga yang dijadikan bukti kepemilikan suatu perusahaan. Sobat dapat belanja saham dari platform digital yang sudah banyak tersedia di toko aplikasi.

Dari sudut pandang pemula, keuntungan saham dapat berasal dari dividen atau proporsi penghasilan perusahaan yang diberikan secara berkala. Proses daftarnya lumayan mudah dan tidak harus punyai modal besar untuk memulainya. Oleh sebab itu, saham adalah investasi yang safe untuk pemula.